10 Mitos Tentang Diet Diabetes

10 Mitos Tentang Diet Diabetes

Monday, Oct 23, 2017 0 comment(s)

10 Mitos Tentang Diet Diabetes

Apakah seseorang mengatakan bahwa terlalu banyak makan gula menyebabkan diabetes ? Atau harus berhenti semua makanan favorit saat sedang diet diabetes ?  Sebenarnya tidak juga.  Ada banyak mitos tentang diabetes dan makanan. Kita akan mencoba memisahkan antara fakta dari fiksi tentang diabetes.

 

Mitos #1 : Makan Terlalu Banyak Gula Menyebabkan Diabetes.

Pada dasarnya, makan terlalu banyak gula tidak selalu menyebabkan diabetes. Sebaliknya, diabetes dimulai ketika sesuatu mengganggu kemampuan tubuh untuk mengolah/mengubah makanan yang dimakan menjadi energi.

Perlu diketahui bahwa tubuh akan banyak mengolah makanan yang dimakan menjadi Glukosa, yaitu sejenis gula yang diperlukan untuk menjadi energi bagi sel-sel didalam tubuh. Sementara, Pankreas akan membuat hormon yang disebut Insulin, yang membantu sel-sel dalam tubuh menggunakan glukosa sebagai bahan bakar penghasil energi.

Jenis diabetes yang paling umum dan yang diketahui penyebabnya :

  • Diabetes ‘Type 1’ terjadi ketika Pankreas tidak dapat membuat Insulin. Tanpa insulin, gula akan menumpuk dalam darah. Orang dengan diabetes type 1 harus memakai tambahan insulin untuk membantu memasukan gula (gkukosa) ke dalam sel. Diabetes type 1 sering dimulai pada orang yang lebih muda atau anak-anak. Para peneliti mengatakan hal ini bisa terjadi ketika terjadi sesuatu kelainan dengan system kekebalan tubuh.
  • Diabetes ‘Type 2’ terjadi ketika Pankreas tidak bisa membuat cukup insulin atau insulin tidak bisa bekerja dengan baik, atau keduanya. Kelebihan berat badan adalah salah satu contoh kemungkinan type 2 diabetes. Hal ini dapat terjadi pada orang dari segala usia.
  • ‘Gestational’ diabetes terjadi selama kehamilan pada beberapa wanita. Perubahan hormon selama kehamilan dapat membuat insulin tidak dapat bekerja dengan baik. Wanita dengan diabetes gestational pada beberapa kasus perlu memakai tambahan insulin. Kondisi ini dapat hilang dengan sendirinya setelah anak lahir.

 

Mitos #2 : Terlalu Banyak Aturan Dalam Diet Diabetes.

Penderita diabetes perlu untuk merencanakan makanan yang akan dimakan dan identik dengan banyaknya aturan makanan yang boleh dimakan. Tapi sebenarnya tidak perlu risau karena secara prinsip sangatlah sederhana: ‘pilihlah makanan yang akan mendukung aktivitas yang akan dilakukan’ dan bila perlu mengkonsumsi obat diabetes, pastikan obat tersebut untuk menjaga kadar gula darah mendekati senormal mungkin.

Pada intinya adalah diet baru atau perubahan pola makanan penderita diabetes mungkin tidak memerlukan banyak perubahan seperti yang diperkirakan.

 

Mitos #3 : Karbohidrat Buruk Untuk Diabetes.

Pada dasarnya, karbohidrat ("karbo") adalah baik untuk diabetes. Karena karbo membentuk dasar dari diet diabetes yang sehat - atau apapun diet sehat yang ada.

Karbo memiliki efek terbesar pada kadar gula darah, itu sebabnya orang yang melakukan diet diabetes diminta untuk memantau berapa banyak dari karbo yang dimakan. Tapi perlu diingat juga karbo mengandung vitamin, mineral, dan serat yang sangat diperlukan oleh tubuh. Jadi pilihlah karbo yang paling bernutrisi untuk dikonsumsi, seperti roti gandum dan buah-buahan serta sayuran berserat tinggi.

Berkonsultasi dengan ahi gizi akan sangat membantu dalam memilih jenis karbohidrat dan besaran yang tepat bagi diet diabetes anda.

 

Mitos #4 : Protein Lebih Baik Dari Karbohidrat.

Karena karbo mempengaruhi kadar gula darah dengan cukup cepat, banyak orang mencoba makan lebih sedikit karbo dan menggantinya dengan lebih banyak protein. Tapi terlalu banyak protein dapat menyebabkan masalah bagi penderita diabetes.

Masalah utama adalah bahwa banyak makanan yang kaya protein, seperti daging, tapi juga terdapat banyak lemak jenuh. Makan terlalu banyak lemak jenuh ini meningkatkan risiko penyakit jantung. Bicaralah dengan ahli gizi atau dokter tentang berapa banyak protein yang tepat untuk keperluan tubuh.

 

Mitos #5 : Kita Bisa Menyesuaikan Dosis Obat Diabetes Untuk Apa yang Kita makan

Jika penderita diabetes menggunakan insulin, biasanya mereka dapat belajar bagaimana untuk menyesuaikan jumlah insulin yang dibutuhkan dengan jumlah makanan yang dimakan. Tapi ini tidak berarti penderita diabetes bisa makan sebanyak yang diinginkan, dan kemudian hanya menggunakan obat-obatan lebih banyak untuk menstabilkan kadar gula darahnya.

Jika penderita diabetes menggunakan obat-obat diabetes, jangan sekali-kali mencoba untuk menyesuaikan dosis obat dengan tingkat karbohidrat didalam makanan kecuali jika dianjurkan oleh dokter. Obat-obat diabetes umumnya akan bekerja dengan baik ketika diminum secara 'konsisten' sesuai dengan dosis yang dianjurkan oleh dokter. Ketidak konsistenan meminum obat-obat diabetes dapat membuat kadar gula didalam tubuh menjadi kurang atau malah berlebih dan ini akan menimbulkan masalah baru bagi penderita diabetes.

 

Mitos #6 : Tidak Dapat Memakan Makanan Favorit

Tidak ada alasan untuk berhenti memakan apa yang kita sukai, tapi cobalah dengan variasi yang berbeda sesuai dengan diet yang dianjurkan :

  • Mengubah cara mempersiapkan/memasaknya
  • Mengubah makanan lainnya (pendamping) yang biasa dimakan bersama makanan favorit
  • Mengurangi ukuran porsi makanan
  • Menggunakan makanan favorit sebagai hadiah untuk keberhasilan dalam menjalankan diet yang telah ditargetkan

Seorang ahli diet atau ahli gizi dapat membantu menemukan cara untuk memasukkan makanan favorit kedalam rencana diet diabetes yang akan dijalankan.

 

Mitos #7 : Menghindari Memakan Makanan Penutup (Desserts)

  • Berikut adalah beberapa cara untuk dapat menikmati hidangan penutup :
  • Menggunakan pemanis buatan yang tidak mengandung gula.
  • Melakukan kontrol terhadap porsi yang akan dimakan. Kalau biasa memakan dua sendok es krim, sekarang cukup dengan satu sendok saja. Atau berbagilah makanan penutup dengan teman atau keluarga untuk mengurangi porsi yang dimakan.
  • Gunakan makanan penutup sebagai hadiah sesekali untuk keberhasilan mengikuti rencana diet diabetes yang telah direncanakan.
  • Membuat/Membeli makanan penutup yang lebih bergizi. Gunakan gandum, buah segar, dan buah olive saat menyiapkan makanan penutup.
  • Cobalah sesuatu yang baru untu hidangan penutup seperti, oatmeal, kue kismis, atau yogurt.

 

Mitos #8 : Pemanis Buatan Berbahaya Untuk Penderita Diabetes.

Pemanis buatan jauh lebih manis dari pada gula, sehingga membutuhkan jumlah yang lebih sedikit untuk mendapatkan rasa manis yang sama ditemukan didalam gula. Apabila kita mengikuti aturan yang benar dalam memakai pemanis buatan ini, maka kita akan memakan lebih sedikit kalori dari pada ketika menggunakan gula.

Pemanis buatan telah menerima banyak perhatian dari media dan peneliti dunia dan pendapat tentang ini banyak yang ‘pro’ ataupun ‘kontra’

'The American Diabetes Association' telah menyetujui penggunaan beberapa pemanis buatan dalam makanan diabetes, diantaranya adalah :

  • Sakarin (Sweet'N Low, Sweet Twin, Sugar Twin)
  • Aspartame (NutraSweet, Equal)
  • Acesulfame kalium (Sunett, Sweet One)
  • Sucralose (Splenda)
  • Stevia / rebaudioside (A Manis Daun, Sun Kristal, Steviva, truvia, PureVia

Seorang ahli diet atau gizi dapat membantu menentukan pemanis yang terbaik untuk digunakan, baik dalam kopi, kue, atau masakan.

 

Mitos #9 : Harus Makan Makanan Khusus Diabetes.

Yang benar adalah bahwa makanan yang sehat bagi penderita diabetes adalah juga pilihan yang terbaik untuk seluruh keluarga - sehingga tidak perlu untuk menyiapkan makanan secara khusus.

 

Mitos #10 : Makanan Dengan Label ‘Diet Food’ Adalah Pilihan Terbaik untuk Diabetes.

Hanya karena sesuatu yang diberi label 'diet food' atau 'healthy food' tidak berarti itu adalah yang terbaik bagi penderita diabetes. Bahkan, makanan dengan label-label tersebut bisa lebih mahal dan tidak lebih sehat dari pada makanan yang ditemukan di super market atau toko-toko makanan dan sayuran lainnya, atau makanan yang kita siapkan sendiri.

Baca label dengan hati-hati untuk mengetahui apakah bahan-bahan dan jumlah kalori yang tertera cocok dan sesuai dengan rencana diet yang telah direncanakan. Jika ragu, tanyakan ahli diet atau gizi untuk meminta nasihat.

 

Setelah mengetahui tentang fakta-fakta diet diabetes diatas, penderita diabetes dapat mempelajari lebih lanjut tentang membuat pilihan makanan yang lebih bijaksana untuk kesehatannya disamping berolahraga dan meminum obat-obatan.

Penderita diabetes dapat menggunakan apa yang dimakan sebagai alat yang efektif untuk menjaga kadar gula darah dalam kehidupan normal sehari-hari dan itu adalah diet diabetes terbaik yang ada.

 

Sumber: Milis kesehatan
Disiapkan oleh : Ary Gunawan Murtomo

 

 

 

Tags/penandaan:

Leave Your Comment